Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

DOA ANGIN BERHEMBUS KENCANG



 Dari Aisyah radhiyallâhu ‘anhâ, beliau bertutur, “Adalah Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam apabila angin berhembus kencang, beliau berdoa,

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

 ‘Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan (angin ini), dan kebaikan yang terdapat padanya, serta kebaikan yang ia diutus dengannya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejelekan (angin ini), dan kejelekan yang terdapat padanya, serta kejelekan yang dia diutus dengannya.’.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhâry dan Muslim. Lafazh hadits milik Imam Muslim]

DOA KETIKA AKAN TIDUR DAN BANGUN TIDUR





 Dari Hudzaifah Ibnul Yamân radhiyallâhu ‘anhumâ, beliau berkata, “Adalah Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bila hendak tidur, beliau membaca

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا

 ‘Bismikallâhumma amûtu wa ahyâ (Dengan nama-Mu, Ya Allah saya mati dan saya hidup).’

 Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan,

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

 ‘Alhamdulillâhilladzî ahyânâ ba’da mâ amâtanâ wa ilaihin nusyûr (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).’.” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhary]