Pertama, syirik adalah kedzaliman yang nyata. Allah berfirman dalam
surat Luqman (31) ayat 13:
Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada
anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah
kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah
benar-benar kezhaliman yang besar".
Dengan
berbuat syirik seseorang telah menjadikan dirinya sebagai hamba makhluk yang
sama dengan dirinya, tidak berdaya apa-apa.
Kedua, Syirik merupakan sumber khurafat, sebab orang-orang yang
mayakini bahwa selain Allah seperti bintang, matahari, kayu besar dan lain
sebagainya bisa memberikan manfaat atau bahaya berarti ia telah siap melakukan
segala khurafat dengan mendatangi para dukun, kuburan-kubutan angker dan
mengalungkan jimat di lehernya.
Ketiga, syrik sumber ketakutan dan kesengsaraan, Allah berfirman
dalam surat Ali Imran (3) ayat 151:
"Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir
rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah
sendiri tidak menurunkan keterangan tentang itu. tempat kembali mereka ialah
neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim."
Keempat, syirik merendahkan derajat kemanusiaan, Allah berfirman
dalam surat Al-Hajj (22) ayat 31:
"Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan
Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung,
atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh."
Kelima, syirik menghancurkan kecerdasan manusia, Allah berfirman
dalam surat Yunus (10) ayat 18:
Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang
tidak dapat mendatangkan mudharat kepada mereka dan tidak (pula) manfaat, dan
mereka berkata: "Mereka itu adalah pemberi syafa'at kepada kami di sisi
Allah". Katakanlah: "Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang
tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak (pula) dibumi?" [6] Maha suci
Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan (itu).
[6]
Kalimat ini adalah ejekan terhadap orang-orang yang menyembah berhala, yang
menyangka bahwa berhala-berhala itu dapat memberi syafaat Allah.
Keenam, di akhirat nanti orang-orang musyrik tidak akan
mendapatkan ampunan Allah, dan akan masuk neraka selama-lamanya. Allah
berfirman dalam surat An-Nisa’ (4) ayat 116:
"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa
mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain
syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu)
dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya."
Dalam
surat Al-Maidah (5) ayat 72:
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang
berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", Padahal
Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah, Tuhanku dan
Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah,
maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka,
tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolongpun.
EmoticonEmoticon