Imam
Al-Ashfahani menerangkan bahwa an nifaaq diambil dari kata an nafaq artinya
jalan tembus. Dalam surat Al-An'aam (6) ayat 35 dikatakan:
Dan jika perpalingan mereka (darimu) terasa amat
berat bagimu. Maka jika kamu dapat membuat lobang di bumi atau tangga ke langit
lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka (maka buatlah)
[8]. Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah
menjadikan mereka semua dalam petunjuk, sebab itu janganlah sekali-kali kamu
termasuk orang-orang yang jahil
[8]
Maksudnya ialah: janganlah kamu merasa keberatan atas sikap mereka itu
berpaling daripada Kami. Kalau kamu merasa keberatan cobalah usahakan suatu
mukjizat yang dapat memuaskan hati mereka, dan kamu tentu tidak akan sanggup.
Orang
Arab berkata: naafaqal yarbu'
binatang yarbu' telah melakukan
nifak, karena ia masuk ke satu lubang lalu keluar dari lubang yang lain. Dalam
pengertian ini kata an-nifaaq
digunakan. Sebab orang-orang munafik ketika bertemu dengan orang-orang Islam
mereka suka menampakkan dirinya sebagai seorang muslim, sementara ketika
bertemu dengan kawan-kawan mereka sesama kafir, mereka kembali lagi ke wajah
mereka yang asli, sebagai orang-orang kafir.
Karenanya Allah berfirman dalam
surat At-Taubah (9) ayat 67:
"Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan,
sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh membuat yang
munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya
[9]. Mereka telah lupa kepada Allah, Maka Allah
melupakan mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang
fasik."
[9]
Maksudnya: Berlaku kikir
EmoticonEmoticon