Sabda
Rasulullah s.a.w yang maksudnya: “Hendaklah setiap orang Islam itu
bersedekah. Para sahabat bertanya: ‘Jika tidak mampu ya Rasulullah?’ Baginda
menyatakan: ‘Maka hendaklah dia berusaha sendiri (bekerja dengan tangannya)
yang dapat memberi faedah kepada dirinya dan dengan yang demikian dia dapat
bersedekah.’ Mereka bertanya lagi: ‘Jika dia masih tidak sanggup (tidak mampu
bekerja)? Jawab nabi: ‘Maka hendaklah dia menolong orang yang susah yang
memerlukan bantuan.’ Tanya sahabat lagi: ‘Jika sekiranya dia tidak dapat berbuat
demikian?’ Jawab nabi: ‘Maka hendakah dia (mengerjakan kebaikan dan) menyuruh
orang lain mengerjakan kebaikan, jika dia tidak dapat berbuat demikian juga,
maka hendaklah dia menahan dirinya daripada melakukan kejahatan, kerana yang
demikian itu adalah juga dianggap sedekah.” (Riwayat Bukhari)
Home
Posts filed under akhlak
Tampilkan postingan dengan label akhlak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akhlak. Tampilkan semua postingan
akhlak
apa manfaat berzakat
apa manfaat zakat
ekonomi
fungsi berzakat
fungsi zakat
fungsi zakat adalah
fungsi-fungsi zakat
manfaat zakat
manfaat zakat adalah
manfaat-manfaat zakat
sosial
zakat
FUNGSI ZAKAT DAN SOSIAL-EKONOMI
- Zakat merupakan sarana untuk membantu dalam memenuhi hajat hidup para fakir miskin yang merupakan kelompok mayoritas sebagian besar negara di dunia.
- Memberikan dukungan kekuatan bagi kaum Muslimin dan mengangkat eksistensi mereka. Ini bisa dilihat dalam kelompok penerima zakat, salah satunya adalah mujahidin fi sabilillah.
- Zakat bisa mengurangi kecemburuan sosial, dendam dan rasa dongkol yang ada dalam dada fakir miskin. Karena masyarakat bawah biasanya jika melihat mereka yang berkelas ekonomi tinggi menghambur-hamburkan harta untuk sesuatu yang tidak bermanfaaat bisa tersulut rasa benci dan permusuhan mereka. Jikalau harta yang demikian melimpah itu dimanfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan tentu akan terjalin keharmonisan dan cinta kasih antara si kaya dan si miskin.
- Zakat akan memacu pertumbuhan ekonomi pelakunya dan yang jelas berkahnya akan melimpah.
- Membayar zakat berarti memperluas peredaran harta benda atau uang, karena ketika harta dibelanjakan maka perputarannya akan meluas dan lebih banyak pihak yang mengambil manfaat.
akhlak
apa manfaat berzakat
apa manfaat zakat
fungsi berzakat
fungsi zakat
fungsi zakat adalah
fungsi-fungsi zakat
manfaat berzakat
manfaat zakat
manfaat zakat adalah
manfaat-manfaat zakat
zakat
MANFAAT ZAKAT DAN AKHLAK
- Menanamkan sifat kemuliaan, rasa toleran dan kelapangan dada kepada pribadi pembayar zakat.
- Pembayar zakat biasanya identik dengan sifat rahmah (belas kasih) dan lembut kepada saudaranya yang tidak punya.
- Merupakan realita bahwa menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat baik berupa harta maupun raga bagi kaum Muslimin akan melapangkan dada dan meluaskan jiwa. Sebab sudah pasti ia akan menjadi orang yang dicintai dan dihormati sesuai tingkat pengorbanannya.
- Di dalam zakat terdapat penyucian terhadap akhlak.
- Menjadi Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.
akhlak
ciri munafik adalah
ciri-ciri munafik
ciri-ciri orang munafik
penyakit hati
tanada-tanda munafik
tanada-tanda orang munafik
tanda munafik adalah
TANDA-TANDA ORANG MUNAFIK
Di pembukaan surat Al Baqarah setelah menceritakan ciri-ciri orang-orang beriman dan ciri-ciri orang-orang kafir, Allah lalu menceritakan ciri-ciri orang-orang munafiq secara panjang lebar. Ringkasnya sebagai berikut:
(a)
Di mulut mereka mengatakan beriman kepada Allah dan hari Kiamat, sementara hati
mereka kafir (lihat QS. Al-Baqarah 2/8-10)
Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami
beriman kepada Allah dan hari kemudian [10]," padahal mereka itu
sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan
orang-orang yang beriman, Padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang
mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit [11], lalu ditambah Allah
penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
[10]
Hari kemudian ialah: mulai dari waktu makhluk dikumpulkan di padang mahsyar
sampai waktu yang tak ada batasnya.
[11]
Yakni keyakinan mereka terhadap kebenaran Nabi Muhammad saw lemah. Kelemahan
keyakinan itu, menimbulkan kedengkian, iri-hati dan dendam terhadap Nabi saw,
agama dan orang-orang Islam.
(b)
Ketika dikatakan kepada mereka agar jangan berbuat kerusakan, mereka mengaku
berbuat baik (lihat QS. Al-Baqarah 2/11-12).
Dan bila dikatakan kepada mereka:"Janganlah
kamu membuat kerusakan di muka bumi [12]", mereka menjawab:
"Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan." Ingatlah,
sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka
tidak sadar.
[12]
Kerusakan yang mereka perbuat di muka bumi bukan berarti kerusakan benda,
melainkan menghasut orang-orang kafir untuk memusuhi dan menentang orang-orang
Islam.
(c)
Ketika bertemu dengan orang-orang beriman mereka menampakan keimanan, tetapi
ketika kembali ke kawan-kawan mereka sesama syetan mereka kembali kafir. (d)
Ibarat orang berbisnis mereka sedang membeli kekafiran dengan keimanan. Sebab
setiap saat wajah mereka berganti-ganti, tergantung dengan siapa mereka pada
saat itu sedang bersama-sama.
(e)
Ibarat pejalan dalam kegelapan, setiap kali mereka menyalakan obor, seketika
obor itu padam kembali.
(d)
Ibarat orang-orang yang ketakutan mendengarkan petir saat hujan turun, mereka
selalu menutup telinga karena takut kebenaran yang disampaikan Rasulullah saw
masuk ke hati mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)